Tiga Pilar Presentasi

Tiga Pilar Presentasi

Tiga Pilar Presentasi. Ada banyak hal yang bisa mempengaruhi presentasi yang kita lakukan. Ada yang sepenuhnya bisa kita  kontrol, ada yang bisa kita pengaruhi dan ada yang di luar kendali diri kita, baik itu secara teknis maupun non teknis. Diri sendiri contohnya, itu 100% ada dalam kendali kita saat melakukan presentasi. tetapi, kondisi emosi audience tidak dapat kita kontrol tapi bisa kita pengaruhi. Lokasi / tempat, jika sudah ditentukan tidak bisa kita apa-apakan selain menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada.

Paling tidak, ada tiga pilar presentasi yang bisa membuat presentasi yang kita lakukan menjadi seperti yang kita harapkan, yaitu: lancar, audiencenya aktif dan fokus, suasana nyaman, seru serta hasilnya memuaskan. Walaupun kriteria untuk parameter-parameter tersebut berbeda-beda bagi setiap orang, namun semuanya mengandung tiga unsur yang sama. Tiga pilar yang sama, yaitu:

  1. Diri Sendiri: Diri sendiri memegang peran yang dominan dalam kesuksesan sebuah presentasi. Jika diri sendiri tidak siap, maka sebaik apapun materinya, akan tidak bisa dinyanyikan dengan baik. Karena itu, diri sendiri mempunyai porsi yang besar dalam menentukan sukses tidaknya sebuah presentasi. Selain itu isu yang sering muncul adalah masalah kegugupan saat presentasi. Ini adalah ranah yang hampir menjadi isu bagi mereka yang belum siap dalam melakukan presentasi.
  2. Audience: Audience adalah faktor kedua. Jika seorang presenter tidak memahami audiencenya dengan baik, tidak tahu untuk apa mereka datang, tidak bisa memenuhi kebutuhan audience, maka hasil presentasinya tidak akan maksimal. Sering kali kita tidak mempunyai banyak informasi mengenai audience. Atau bahkan informasinya nyaris nihil sehingga kita menebak nebak dari informasi yang ada.
  3. Materi: Materi yang baik, adalah materi yang dibutuhkan, mudah dicerna dan dimengerti oleh audience. Seringkali terjadi, karena seorang presenter ingin menyampaikan semuanya kepada audience – karena ingin berbagi sebaik-baiknya. Namun akibatnya, penyampaiannya menjadi tidak fokus dan audience merasa kebutuhannya tidak terpenuhi. Memang dilema besar apakah kita akan memilih menyampaikan semua materi dalam waktu yang diberikan atau lebi memilih membahas pertanyaan pertanyaan yang timbul dari audience.

sumber: 3 pilar presentasi, gambar: freepik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *