Stonehenge

Stonehenge

Stonehenge adalah monumen prasejarah di Wiltshire, Inggris, yang berjarak 3 km sebelah barat Amesbury. Terdiri dari batu batu dalam posisi berdiri, masing-masing tingginya sekitar 4m, lebar tujuh 2.1m, dan berat sekitar 25 ton yang membentuk posisi lingkaran menyerupai cincin. Menurut data arkeologi,

Stonehenge dibangun dari 3000 SM hingga 2000 SM. Pembangunan pertama merupakan pekerjaan pembuatan tepian dan parit tanah melingkar di sekitarnya, dengan diameter 100 meter dan mempunyai dua pintu masuk. Ini merupakan fase paling awal dari monumen, bertanggal sekitar 3100 SM. Di dalam tepian dan parit terdapat beberapa struktur kayu dan di dalam tepian terdapat 56 lubang, yang dikenal sebagai Lubang Aubrey. Di dalam dan di sekitar Lubang Aubrey, dan juga di parit, ditemukan sekitar 150 orang yang dikuburkan di Stonehenge.

Pada tahun 2013, tim arkeolog, yang dipimpin oleh Mike Parker Pearson, menggali lebih dari 50.000 fragmen tulang yang dikremasi, dari 63 individu, terkubur di Stonehenge. Fragmen tulang ini awalnya dikuburkan secara individual di lubang Aubrey, digali selama penggalian sebelumnya yang dilakukan oleh William Hawley pada tahun 1920. Lalu dikuburkan lagi semuanya dalam satu lubang Aubrey Hole 7 pada tahun 1935. Analisis fisik dan kimiawi dari sisa-sisa telah menunjukkan bahwa tulang-tulang itu semuanya dikremasi baik untuk laki-laki, perempuan dan anak. Hal ini menjadikannya pemakaman Neolitik terbesar di Kepulauan Inggris.

Pembangunan Stonehenge © Historic England (illustration by Peter Lorimer)

Ada dua jenis batu yang digunakan di Stonehenge: Sarsens untuk batu yang lebih besar dan bluestones yang lebih kecil. Monumen pertama terdiri dari tepian melingkar dan selubung parit berukuran diameter sekitar 110 meter, dengan pintu masuk yang besar di timur laut dan yang lebih kecil di selatan.

Stonehenge adalah salah satu landmark paling terkenal di Inggris. Ia dianggap sebagai ikon budaya yang dilindungi secara hukum sejak 1882, ketika undang-undang untuk melindungi monumen bersejarah pertama kali berhasil diperkenalkan di Inggris. Kemudian pada tahun 1986 ditambahkan ke daftar Situs Warisan Dunia UNESCO. Dari sisi bahasa stonehenge berarti “batu yang ditopang di udara” atau “batu gantung.”

Sumber: Wikipedia, English Heritage

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *