Startup dan Istilah-istilahnya

Startup dan Istilah-istilahnya

Startup atau perusahaan rintisan adalah perusahaan-perusahaan yang belum lama beroperasi. Perusahaan-perusahaan yang baru didirikan ini berada dalam fase penelitian dan pengembangan untuk menemukan pasar yang tepat. Umumnya, perusahaan perusahaan ini berbasis teknologi. Istilah “startup” menjadi populer secara internasional pada masa gelembung dot-com, di mana dalam periode tersebut banyak perusahaan dot-com didirikan secara bersamaan. Selama satu dekade terakhir, perusahaan jenis ini banyak berperan di kancah bisnis di Indonesia.

Adapun karakteristiknya antara lain adalah sebagai berikut:
– Usia perusahaan < 3 tahun
– Jumlah pegawai < 20 orang
– Pendapatan < US$100.000 /tahun atau Rp. 1,35 miliar/tahun
– Dalam tahap berkembang
– Beroperasi dalam bidang teknologi
– Produk berupa aplikasi digital
– Beroperasi melalui website

Startup di Indonesia saat ini terbagi menjadi dalam tiga kelompok yaitu sebagai berikut:
– Pencipta game,
– Aplikasi edukasi,
– Perdagangan seperti e-commerce dan informasi.

Pendanaan Startup
Ada 2 cara untuk mendapatkan pendanaan pada perusahaan startup.
A. Bootstrap, yaitu mengunakan dana pribadi
B. Mencari investor. Ada beberapa tingkat dalam hal ini:
1. Pre-seed / Seed funding: tahap awal pendanaan. Umumnya digunakan untuk membuktikan bahwa ide bisnis dapat berjalan dengan baik sebelum memperoleh pendanaan lebih lanjut. Nilai pendanaannya berkisar $50k – $600k.
2. Series A: tahap kedua. Startup tahap ini sudah memiliki beberapa produk yang matang mempunyai beberapa klien. Nilai pendanaannya berkisar $600k – $3 juta
3. Series B: Umur startup 2 – 4 tahun. Ada kemungkinan investor akan menaruh CFO eksternal untuk memonitor kesehatan cashflow startup. Pendanaan berkisar $5 juta – $20 juta
4. Series C : Perusahaan biasanya sudah mencapai tahap mature. Dana digunakan untuk ekspansi produk. Kisaran pendanaan yang diberikan sebesar $25 juta – $100 juta
5. IPO(Initial Public Offering): Perusahaan go public dan sahamnya dijual di pasar terbuka. Ini memerlukan waktu 5-10 tahun.

Level Perusahaan
Startup memiliki tingkatan yang diklasifikasikan berdasarkan nilai valuasi perusahaan. Valuasi adalah nilai ekonomi dari suatu perusahaan dengan menghitung (saham + utang) – uang tunai.
1. Level Cockroach. Level pertama disebut cockroach atau kecoa. Perusahaan ini masih kecil atau baru saja dirintis. Sehingga nilai valuasi yang dimiliki oleh perusahaan ini masih terbilang sedikit.
2. Level Ponies, level Ponies atau kuda poni. Ponies sendiri merupakan istilah yang digunakan bagi sebuah perusahaan yang memiliki nilai valuasi hingga 10 juta dollar atau berkisar Rp 140 miliar.
3. Level Centaur. Centaurs sendiri merupakan makhluk dalam kisah mitologi Yunani. Ia adalah makhluk yang memiliki badan kudan namun berkepala manusia. Dalam level Centaurs, sebuah perusahaan haruslah memiliki nilai valuasi hingga 100 juta dollar atau sekitar Rp 1,40 triliun.
4. Level Unicorn, memiliki nilai valuasi sebesar 1 miliar dollar atau sekitar Rp 14 triliun.
5. Level Decacorn, memiliki nilai valuasi sebesar 10 miliar dollar setara dengan Rp 140 triliun.
6. Level Hectocorn, memiliki nilai valuasi sebesar 100 miliar dollar atau sekitar Rp 1,400 triliun, merupakan perusahaan level dunia. Beberapa perusahaan dunia pun yang telah mencapai level Hectocorn, seperti Google, Apple, Microsoft serta Facebook.

sumber: id.wikipedia.org, finansialku.com, grevia.com, liputan6.com
gambar: kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *