Resolusi Tahun Baru? A ‘Stop Doing’ List

Resolusi Tahun Baru? A ‘Stop Doing’ List

Resolusi Tahun Baru. Tulisan ini ditulis oleh Jim Collins, penulis buku Good to Great dan co-writerBuilt to Last yang dimuat di USA Today pada 30 Desember 2003.

Setiap kali Tahun Baru berganti saya selalu membuat resolusi tahun baru. Saya ingat pada usia 20-an saya mengambil kursus kreativitas dan inovasi dengan pembicara Rochelle Myers dan Michael Ray di Stanford Graduate School of Business.
Suatu hari Rochelle mengomentari kecepatan saya bekerja dan berkata, “Jim, setelah saya perhatikan, tampaknya Anda adalah orang yang tidak terlalu disiplin.”

Saya tertegun dan bingung. Saya adalah tipe orang yang hati-hati dalam menetapkan tiga resolusi utama pada awal setiap Tahun Baru. Saya merasa yakin pada kemampuan saya untuk mencapai resolusi yang saya tetapkan.
“Tingkat energi genetik Anda memungkinkan kurangnya disiplin,” lanjut Rochelle. “Anda tidak menjalani hidup yang disiplin, tapi Anda menjalani hidup yang sibuk.”

Dia kemudian memberi saya tugas 20-10. Bunyinya seperti ini: Misalkan Anda bangun besok pagi dan menerima dua panggilan telepon. Telepon pertama memberitahu Anda bahwa Anda mewarisi harta 200 milyar tanpa syarat apa pun. Telepon kedua memberitahu Anda bahwa Anda memiliki penyakit yang belum ada obatnya dan sisa hidup Anda hanya 10 tahun. Apa yang akan Anda lakukan (secara berbeda) dan apa yang akan BERHENTI Anda lakukan (stop doing list)?

Tugas itu menjadi titik balik dalam hidup saya, dan stop doing list menjadi landasan setiap saya membuat resolusi tahun baru – sebuah mekanisme untuk berpikir disiplin tentang bagaimana mengalokasikan sesuatu yang paling berharga dari semua sumber daya: waktu.

Tantangan Rochelle memaksa saya untuk melihat bahwa saya telah menghabiskan banyak energi pada hal-hal yang salah. Memang saya berada di jalan yang salah. Setelah lulus saya bekerja di Hewlett-Packard. Saya suka perusahaannya, tetapi tidak suka pekerjaan yang saya lakukan. Tugas yang diberikan Rochelle membantu saya untuk melihat bahwa saya berada di tempat yang salah. Saya berhenti dari HP, pindah ke Stanford Business School dan akhirnya menjadi – dengan beberapa keberuntungan luar biasa – seorang self employed profesor yang senang bekerja keras untuk meneliti dan menulis.

Pelajaran Rochelle kembali saya temui beberapa tahun kemudian saat saya membaca data penelitian yang yang membingungkan pada 11 perusahaan yang tadinya biasa-biasa saja menjadi perusahaan yang hebat.
Dalam mengelompokkan langkah-langkah kunci yang memicu transformasi, kami dikejutkan oleh banyaknya keputusan besar yang bentuknya seperti yang diberikan Rochelle kepada saya. Bukan berisi langkah-langkah apa yang harus diambil, tapi apa saja yang harus dihentikan.

Mungkin kasus yang paling terkenal adalah kasus Darwin Smith. CEO dari Kimberly-Clark yang telah ‘menang’ atas kanker tenggorokan yang dideritanya. Suatu hari berkata kepada istrinya, “Aku belajar sesuatu dari kanker yang aku idap. “Jika kita memiliki kanker di lengan, kita harus punya keberanian untuk memotong lengan kita sendiri. Aku telah membuat keputusan…. Kami akan menjual pabrik”
Pada saat itu sebagian besar pendapatan Kimberly-Clark berasal dari bisnis kertas tradisional. Tapi, Smith mengajukan tiga pertanyaan penting: Apakah kita bersemangat (passionate) dalam bisnis kertas? Bisakah kita menjadi yang terbaik di dunia dengan bisnis ini? Apakah bisnis kertas merupakan mesin penggerak ekonomi terbaik kita?
Jawabannya: tidak, tidak dan tidak.

Akhirnya Smith membuat keputusan untuk berhenti dari bisnis kertas -yang merupakan sejarah 100 tahun perusahaan- dan mengalihkan semua sumber daya yang ada ke consumer business (membangun merek seperti Kleenex), yang memberikan jawaban ya, ya dan ya untuk pertanyaan yang sama.

Awal Tahun Baru adalah waktu yang tepat untuk membuat A Stop Doing List sebagai landasan resolusi Tahun Baru, baik untuk perusahaan Anda, keluarga Anda atau diri Anda sendiri. Ini juga merupakan waktu yang tepat untuk menjawab tiga pertanyaan yang diajukan oleh Smith:
1) Di bidang apa yang membuat Anda sangat bersemangat?
2) Aktivitas apa yang anda rasakan “made to do”?
3) Aktivitas apa yang -secara ekonomi- dapat menghidupi Anda?

Jika dibuat lingkaran, jawaban di dalam perpotongan ketiga lingkaran itu akan menjadikan hidup Anda luar biasa.
Pikirkan tiga lingkaran sebagai personal guidance mechanism. Ia bisa bertindak seperti kompas ketika Anda menghadapi dunia yang kacau. Ia bisa selalu memberikan posisi yang tepat atas pertanyaan-pertanyaan yang muncul di tengah jalan.
“Apakah saya di sasaran?”
“Apakah saya perlu menyesuaikan ke kiri, atas, bawah, kanan?”
“Jika Anda membuat inventarisasi kegiatan Anda hari ini, berapa persen dari waktu Anda berada di luar tiga lingkaran?”

Jika ternyata aktivitas yang diluar lingkaran lebih dari 50%, maka A Stop Doing List mungkin alat yang paling penting. Pertanyaan selanjutnya adalah: Akankah Anda menerima hal yang cukup baik yang sudah Anda lakukan atau apakah Anda memiliki keberanian untuk ‘menjual pabrik’ seperti yang dilakukan Smith?
Hingga sekarang saya melihat Rochelle Myers sebagai salah satu dari sedikit orang saya kenal yang menjalani hidup yang hebat dan melakukan pekerjaan yang hebat yang berasal dari kesederhanaan. Sebuah rumah sederhana. Jadwal sederhana. Sebuah kerangka pemikiran sederhana dalam bekerja.

Rochelle berbicara kepada saya berulang kali tentang ide “membuat hidup Anda seperti sebuah maha karya seni.”
Sebuah maha karya yang lahir tidak hanya dilihat dari hasil akhir yang tampak, tetapi juga ada bagian yang sama pentingnya – bagian yang dibuang. Memilihnya membutuhkan disiplin. Untuk membuang apa yang tidak cocok, memotong apa yang mungkin telah menghabiskan biaya dan usaha berhari-hari atau bahkan bertahun-tahun. Inilah yang membuat orang menjadi artis luar biasa yang membuat karya yang fenomenal, baik itu berupa simfoni, novel, lukisan, sebuah perusahaan.. dan yang paling penting dari semuanya.. sebuah kehidupan.

sumber: jimcollins.com
gambar
Resolusi Tahun Baru

Newer Post
Older Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *