Pentingnya Uji Coba Materi Training

Pentingnya Uji Coba Materi Training

Oleh: Iwan Pramana.

A dry run (or a practice run) is a testing process where the effects of a possible failure are intentionally mitigated. (wikipedia)

Dry run atau bahasa sehari-hari disebut dengan uji coba materi training. Namun, sepanjang pengalaman saya jarang sekali yang dilakukan dengan proper. Biasanya hanya ditunjukkan ke teman trainer lain atau kadang malah tidak ditunjukkan sama sekali demi menjaga unsur kejutan yang ingin ditampilkan. Hati-hati, kadang-kadang malah kita sendiri yang terkejut karena tidak melakukan dry run. “Lho, kok jadinya gini?!” sambil bertanya-tanya di dalam hati -saat kelas sebenarnya sudah dijalankan- sambil melihat wajah-wajah audience yang kebingungan. Kalau sudah begitu, harapan terdekat dan paling realistis adalah berkata ke dalam diri sendiri “Semoga sudah dekat jam break..” sambil terus ngomong gak karu-karuan.

Seperti kita ketahui bersama, ada materi training yang dibuat sendiri oleh trainer / fasilitatornya, ada yang dibuat oleh orang lain / tim khusus. Kalau kita yang bikin materinya masih enaklah, masih bisa diedit-edit, tahu mana yang mesti di hidden atau mana yang perlu ditambahin. Naaah.. celakanya kalau yang bikin materi orang lain, sementara waktunya tinggal 1 hari, bisa gawat jadinya. disitulah peran dry run menjadi penting.

Pentingnya uji coba materi training
1. Membuat flow materi training enak. Uji coba materi training yang baik akan menghasilkan materi training yang baik pula. Apalagi bila yang hadir untuk melakukan prosesnya adalah mereka yang pakar di bidangnya. Namun, kalau terlalu pakar kadang juga bikin ribet. Saya pernah ikut proses ini, kebetulan salah satu pesertanya pengajar senior. Baru sampai slide 3 sudah ditanya segala macam. maka, seperti kisah-kisah tragis jaman dahulu.. tamatlah riwayatnya.. hiks. Saat itu materi dibuat oleh tim A, trainer di tim B. Jadi,. pintar-pintarlah memilih audience. Carilah audience dengan karakteristik sebagai pemberi feedback yang membangun. Bukan yang menghancurkan. Kalau terlanjur sudah menghancurkan, ajak saja bermain DOTA, pasti lebih seru daripada ‘membully’ orang lain.

2. Mengisi gap-gap yang kurang. Biasanya terjadi saat perpindahan topik materi training. Kalau perpindahannya ke sub bagian yang sama umumnya lancar. Beberapa teknik yang digunakan biasanya: wrap up materi terdahulu dan hubungannya dengan materi yang akan disampaikan, game/aktivitas kelompok atau video pendek.

3. Menghitung waktu yang digunakan. Jika prosesnya benar, maka alokasi waktu yang digunakan akan dapat digunakan dengan tepat seperti yang sudah dibuat di flight plan. Namun,  jumlah audience dan format trainingnya sendiri akan menyebabkan beberapa materi perlu adjustment. Kita tidak bisa menggunakan semua aktivitas yang kita gunakan untuk 10 orang dan 40 orang. Atau menggunakan format formil kelas pelatihan dengan meeting tahunan. Pendekatannya mesti beda. kalau dihajar sama semua,.. hmm ya gak papa juga sih, tapi hasilnya akan tidak maksimal.

Penting saat uji coba materi training
1. Buatlah kesepakatan di awal. Apakah slide akan ditayangkan dahulu semuanya baru dikomentari, atau di mana pun posisi slidenya, audience bisa bertanya. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan sendiri. PENTING: yang membuat slide sebaiknya yang mempresentasikan, sebaiknya tidak diwakili oleh orang lain (apalagi kalau yang membuat slide ada di situ juga).

2. Untuk presenter: siapkanlah back up bahan-bahan yang Anda gunakan. Semua link, resources sebaiknya ditulis lengkap. Kadang-kadang ada orang yang ngotot tapi ternyata referensi yang digunakannnya berbeda… ngabisin waktu saja!

3. Jika terlalu banyak pertanyaan yang perlu dijawab, buat saja parking lot. Yang penting amankan flow utamanya dahulu. Kalau ini sudah fix, nanti kurang lebihnya akan lebih mudah dibuat dari pada sejak awal membahas definisi, terminologi, dan lainnya yang keabsahannya tergantung dari referensi yang digunakan.

4. Untuk Audience: Please remember peran Anda adalah sebagai kontributor, bukan kritikus. Itu adalah dua hal yang perbedaannya signifikan. Berilah masukan, jika ada yang melenceng, silahkan memberikan referensi yang dibutuhkan. Kalau memang nanti Anda yang membawakan, hmm… nanti pas manggung kan Anda bisa tambahkan ‘ide’ Anda sendiri tanpa harus merubah slidenya kan?

gambar: mediastrategyexperts.com
Pentingnya Uji Coba Materi Training

  1. Good article…

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *