Model Perencanaan Sumber Daya Manusia

Model Perencanaan Sumber Daya Manusia

Model Perencanaan Sumber Daya Manusia. Ada beberapa model perencanaan sumber daya manusia, yaitu:

A. Model Mason Haire. Model pengembangan perencanaan ini dikembangkan oleh Mason dengan memperkirakan kebutuhan SDM berdasarkan struktur organisasi. Model ini digunakan untuk pekerjaan yang telah ditetapkan baik secara kuantitas mau pun secara kualitas. (Sinambela, Lijan Poltak. 2016. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara). Berikut ini merupakan struktur organisasi yang dikembangkan dari jenjang paling atas (top manager) hingga level paling bawah atau pelaksana. Berikut gambaran jenjang jabatan di perusahaan.

Model Mason Haire
Sumber: Sinambela, 2016

B. Model Andrew E. Sikula. Model ini dikemukakan oleh Andrew E. Sikula. Model ini terdiri dari lima komponen, yaitu: tujuan sumber daya manusia, perencanaan organisasi, pengauditan sumber daya manusia, peramalan sumber daya manusia, dan pelaksanaan program sumber daya manusia. Berikut gambar model Andrew E Sikula

Model Andrew E Sikula

Kelima komponen diatas merupakan komponen dalam model perencanaan Sumber daya manusia oleh Andrew E. Sikula. Pertama Human Resource Objectives. Tujuan perencanaan ini adalah sebagai bagian dari unsur-unsur yang mendukung strategi organisasi dari sisi pengeloaan sumber daya manusia. Agar terpereolehnya strategi yang dibuat perlu adanya keselarasan dalam strategi organisasinya.

Kedua organization planning (rencana organisasi), organisasi harus memiliki rencana atau program kerja yang akan dijalankan. Dalam menjalankan program ini perlu adanya kebutuhan sumber daya manusia agar terjadinya pemenuhan kebutuhan yang mutlak direncanakan.

Ketiga Human Resource Auditing (audit sumber daya manusia), untuk melakukan pelaksanaan komponen ini diperlukan mengaudit kondisi saat ini pada sumber daya manusia yang berfungsi untuk memastikan apakah secara jumlah sumber daya manusia mencukupi kebutuhan dan kompetensi kemampuan suatu pekerjaan.

Keempat Human Resource Forecasting (peramalan sumber daya manusia), untuk mengetahui kebutuhan sumber daya manusia di masa yang akan datang diperlukan adanya forecasting/ peramalan agar mengetahui gambaran berapa sumber daya manusia yang dibutuhkan 1 hingga 5 tahun. Selain itu, dengan adanya hal tersebut dapat mengalokasikan anggaran biaya untuk pegawai berupa biaya rekrutmen, gaji, dan tunjangan, serta fasilitas kerja.

Kelima Human Resource Action Program (pelaksanaan sumber daya manusia), pada proses ini perlu adanya pembuatan rencana tindakan. Rencana tindakan dapat berisi perencanaan program yang bersifat siap dijalankan berupa rencana rekrutmen, mutase pegawai, diklat, dan penganggaran.

C.  Model USAF. Model ini dikemukakan oleh USAF yang berarti Angkatan Udara Amerika sebagai institusi yang mempeloporinya. Menurut USAF model ini yang paling berhasil dalam mengkondisikan pendayagunaan personel yang efektif dan efisien. Dalam hal ini, pendekatan yang digunakan adalah modern dan ilmiah (Sinambela, 2016).

Manajemen USAF mengelompokkan SDM menjadi dua kegiatan utama yaitu kegiatan manajemen tenaga manusia dan manajemen personel. Manajemen tenaga manusia merupakan kegiatan manajemen yang berurusan dengan masalah alokasi SDM dengan pengkajian dan penentuan kebutuhan sumber daya manusia bagi organisasi, perencanaan pemenuhan kebutuhan, auditing penggunaan SDM, dan manajemen data SDM. Sedangkan manajemen personel yang berurusan dengan masalah siapa yang dipilih dengan lingkup kegiatan berupa kegiatan pengadaan, pendidikan, dan pelatihan, penggunaan, perawatan, dan pemisahan sumber daya manusia.

D Model Sosio – Ekonomik Battele. Model ini menggunkan karakteristik kekuatan kerja. Model ini sangat bermanfaat untuk ukuran pasar kerja, area geografis, dan sosio-ekonomi yang besar.

Model Sosio – Ekonomik Battele

E. Model Perencanaan Sumber Daya Manusia R. Wayne Mondoy dan Robert M. Noe. Model ini menggunakan perencanaan strategic yang memperhatikan pengaruh faktor lingkungan internal dan eksternal organisasi. Perancaan ini memperhitungkan persyaratan sumber daya manusia, membandingkan tuntutan persyaratan dengan ketersediaan sumber daya manusia (berupa permintaan, kelebihan, dan kekurangan), dan perhitungan ketersediaan sumber daya manusia dalam perusahaan. Berikut ini merupakan gambar Model Perencanaan SDM R. Wayne Mondoy dan Robert M. Noe.

Model Perencanaan SDM R. Wayne Mondoy dan Robert M. Noe.

Sumber: manajemen-sdm.com, http://eprints.undip.ac.id/38897/1/Buku_1.pdf, Wibowo. 2009. Manajemen Kinerja. Jakarta: Rajawali Press. Gambar:

Penulis: Dinda Ayu Rahardiani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *