Mengembangkan Diri – Self Coaching

Mengembangkan Diri – Self Coaching

Mengembangkan Diri – Self Coaching.
Apakah Anda saat ini sedang berkeinginan untuk mengambangkan diri Anda menjadi lebih baik? Apapun itu Anda bisa menggunakan mentode self coaching – yaitu proses coaching dimana Anda menjadi coach sekaligus coacheenya. Saya sudah mencobanya. Prosesnya sebenarnya sama dengan proses coaching biasa. Anda tetap diminta untuk presence, mengajukan pertanyaan-pertanyaan serta membuat action plan kapan rencana akan dijalankan dan ditindak lanjuti. Berikut beberapa pertanyaan yang bisa digunakan untuk mengembangkan diri:

1. Kenapa Anda menginginkannya?
Ini adalah pertanyaan yang paling mendasar dan penting. Bukan hanya untuk hal ini saja yang penting, tetapi hampir di semua aktivitas Anda perlu menanyakan ini. Mengapa saya melakukannya? Buat apa? Apa yang saya inginkan dari hal ini? Kira-kira begitulah ragam pertanyaannya. Jika Anda sudah menjawab pertanyaan ini maka jawabannya akan menjadi energi yang besar bagi Anda untuk menjalankan pengembangan diri yang Anda inginkan. Ingat! menjawab pertanyaan ini itu utama.

2. Apa yang akan Anda ‘korbankan’ untuk mencapainya?
Semakin besar hal yang ingin Anda kerjakan, biasanya semakin besar pengorbanan yang harus dilakukan. Tanyakanlah hal ini kepada diri Anda sendiri,”Kira-kira hal apa, aktivitas apa yang akan Anda korbankan untuk melakukan aktivitas baru ini.” Banyak kegagalan terjadi dalam proses pengembanagn diri karena sering tidak ditemukannya ‘pengorbanan’ yang akan dilakukan. Dengan kata lain, banyak orang yang ingin mengembangkan diri, namun tidak ingin melakukan perngorbanan. Misal: Ingin mengurangi berat badan, tetapi porsi makan tidak dikurangi, atau tidak mau olah raga. Yaa.. ini artinya mau enak, tapi tanpa pengorbanan.

3. Seberapa banyak waktu yang akan Anda alokasikan untuk itu?
Waktu adalah hal yang berharga yang baik digunakan maupun tidak digunakan akan habis. Mengalokasikan waktu adalah penting agar apa yang Anda inginkan terjadi. Ketika Anda menginginkan sesuatu tetapi tidak mengalokasikan waktu, berarti sama juga bohong. Terkadang alokasi waktu hanya bisa dliakukan dengan mengambil waktu dari aktivitas lain. Mau gak mau, ini harus dilakukan.

4. Apa yang Anda lihat di masa datang (misal 5 tahun lagi) jika Anda melakukan hal ini secara konsisten?
Bayangkan misalnya, 5 tahun lagi saat Anda berhasil secara konsisten dan terus menerus memupuk diri Anda untuk pengembangan diri yang Anda inginkan, kira-kira Anda yang seperti apa yang akan Anda lihat saat itu? Apakah sesuai dengan ekspektasi Anda? Jika sudah sesuai maka Anda berada di jalur yang benar. Tetapi jika belum maka kini Anda mempunyai waktu yang banyak untuk mengubah apa yang akan Anda lakukan sekarang.

5. Kapan Anda mulai?
Pertanyaan sederhana tetapi yang paling sering diabaikan. Kapan? Jangan lama-lama menundanya. Semakin lama Anda menundanya, maka momentumnya akan semakin kecil. Ingatlah bahwa besi ditempa saat panas, bukan saat dingin.
Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *