Mendadak Presentasi

Mendadak Presentasi

Mendadak presentasi, pernah? Beberapa kali saya mengalami hal ini. Rasanya,… hahaha.. berantakan. Dulu pernah mau ada kelas training dua hari. Saat itu saya ditugaskan sebagai pengajar kedua, karena pengajar utamanya rekan kerja saya yang senior dan jauh lebih menguasai topiknya. Saya, tadinya akan mendampingi dan mengisi sesi sesi yang ‘ringan’. Ternyata eh ternyata, ketika di pagi tu peserta sudah komplit semua, persiapan sudah rapi semua, tiba-tiba ada berita,.. rekan kerja senior saya tidak bisa hadir hari itu karena ada keperluan mendadak.  Seketika, jantung saya berhenti. Tidak ada pengajar lain pagi itu! Satu- satunya fasilitator adalah saya! Maka itulah training yang saya rasakan waktu bergerak sangaaat lambat dan menyiksa. Benar-benar deh. Gak bisa mikir! Mana materinya baru lagi.

Mendadak presentasi yang saya ingat lagi adalah ketika diminta berpresentasi di depan direktur salah satu lembaga tinggi negara. Bahannya baru saya terima malamnya. Kemudian paginya sambil menuju lokasi, kami berdiskusi mengenai bahan yang harus dipresentasikan tersebut. Kira-kria sekitar 90 slide, akan disampaikan dalam waktu satu sampai dua jam. Ternyata eh ternyata… lokasi presentasinya pindah! Dan kami baru tahu setelah berada di depan lembaga tersebut yang berada di lantai kesekian. Bergegas kami ke lokasi baru. Namun karena macet dan lain hal, maka baru sampai di lokasi saat jam makan siang dengan kondisi peserta yang belum makan, bahan presentasi 90 slide, waktunya tinggal 10-15 menit.

Berdasarkan beberapa pengalaman yang saya alami, maka saya menyiapkan diri saya seandainya ada presentasi dadakan lagi. Beberapa persiapan itu adalah:

  1. Walaupun tidak ada pemberitahuan bahwa meeting / training yang akan dilakukan akan berubah pesertanya / lokasinya / fasilitatornya, saya selalu mempersiapkan diri dengan selalu mempelajari materi yang akan saya bawakan, meskipun materi itu sudah sering saya sampaikan. Selalu saya putar lagi slidenya, videonya, catatan-catatan kakinya. Lebih baik berlebih persiapannya dari pada ada dadakan presentasi dan kita tidak siap.
  2. Menduplikasi materi presentasi ke dalam beberapa materi penyimpanan. Ada di hardisk, flashdisk, memori card, cloud drive. Ini berguna jika ternyata materi presentasi yang diminta berbeda dan membutuhkan bahan lain. Nah, bahan-bahan lain ini, perlu juga dibawa sebagai bahan cadangan jika ada dadakan presentasi. Selain itu, juga berguna ketika ternyata komputer /laptop yang kita gunakan mendadak mati / crash.
  3. Berpakaian lebih dari yang dipersyaratkan. Jika ternyata mendadak presentasi ke level yang lebih tinggi, maka penampilan tidak akan jadi hambatan. Jika ternyata tidak jadi / tidak ada, maka pakaian kita sangat pantas untuk audience yang ada.
  4. Selalu cek H-1 mengenai lokasi, peserta, materi dan durasi. Perubahan perubahan yang terjadi di saat- saat akhir terkadang menyita perhatian banyak orang sehingga lupa dikomunikasikan kepada kita.

Jadi, siap kan jika mendadak presentasi?

 

Oleh: Iwan Pramana, fasilitator soft skill. Bisa dihubungi di iwan_pramana@yahoo.com
Sumber gambar: viralscape.com
Mendadak Presentasi

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *