Going Extra Miles

Going Extra Miles

Oleh: Iwan Pramana.

Going extra miles: to try harder to please someone or to get the task done correctly; to do more than one is required to do to reach a goal. http://idioms.thefreedictionary.com

Going extra miles. Beberapa waktu lalu kami berkesempatan membantu menjalankan sebuah program internasional di sebuah perusahaan multi nasional dalam pengembangan human capital yang ada di perusahaan tersebut. Program yang dijalankan cukup panjang waktunya dan mencakup 3 pilar utama dalam pengembangan human capital yaitu: training, coaching dan on job training / application.

Uniknya, program ini memberikan waktu lebih banyak untuk coaching dan application, sehingga perubahan yang terjadi akan dapat di monitor dengan mudah. Memang, ada beberapa aktivitas yang agak sulit mengukurnya, namun, hal itu tidak menyurutkan teman-teman peserta untuk melakukan pengembangan diri. Kali ini saya ingin memperkenalkan dua orang yang going extra miles. Mereka melakukan pekerjaan yang diberikan lebih banyak dari yang dipersyaratkan.

Yang pertama: Pak Burhansyah, atau yang biasa dipanggil Pak Burhan. Going extra miles nya apa? Setiap tahun dalam pengisian IDP – Individual Development Plan, ia selalu mengisi program pengembangan diri yang levelnya ada satu tingkat diatasnya. Misalnya, saat ia superintendent, ia mengambil program untuk manager. Saat atasannya membaca IDP yang telah diisi, untuk program extra miles yang telah diisi par Burhan, atasannya membutuhkan approval dari pihak yang lebih tinggi.

Jika Anda sebagai atasan pak Burhan, apakah Anda senang? Ya, pasti! Mengapa? Karena semangat Pak Burhan untuk mengembangkan dirinya besar. Dia sampai dibilang bodoh dan gila oleh beberapa koleganya karena melakukan hal yang memperepot dan mempersulit diri sendiri. Ajaibnya, untuk setiap kesulitan yang dihadapi, saat Pak Burhan meminta tolong orang lain maka orang tersebut akan membantunya.

Yang kedua: Pak Musrizal, atau yang biasa dipanggil Pak Mus. Going extra miles nya adalah melakukan hal-hal yang dianggap orang lain tidak bisa. Suatu ketika ada kejadian yang membutuhkan keputusan yang beresiko untuk mengatasi masalah yang sudah terjadi berkali-kali dan bertahun-tahun ada di tempat bekerjanya. Saat mengumpulkan ide dari para anggota timnya, ia menemukan ada satu ide yang menarik yang telah dilontarkan beberapa bulan lamanya dan ditolak karena tergolong ide gila. Akhirnya dengan memberanikan diri ia menjalankan ide tersebut dengan bantuan beberapa pihak. Memang ada kendala di dalam pelaksanaannya, namun akhirnya semua masalah bisa diatasi.

Yang ketiga: Anda! Apa extra miles Anda?

picture: activerain.trulia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *