FSNP

 

Forming- Storming – Norming – Performing

 

forming_storming_norming_performingTim-tim menjalani tahap-tahap perkembangan yang beragam, dan pemimpin yang efektif mengelola tim secara berbeda bergantung pada tahapan mana tim berada. Alat bantu ini menolong para manajer menentukan (a) di dalam tahap perkembangan yang mana timnya berada, dan (b) gaya kepemimpinan macam apa yang paling cocok untuk mendukung timnya sukses.

Model  pengembangan tim “Forming Storming Norming Performing” ini menjelaskan bahwa sebuah tim tumbuh melalui empat tahapan perkembangan sebagai berikut:

(Model perkembangan ini pertama kali disusun oleh Bruce Tuckman.)

Tahap terakhir, yaitu Tahap Performing, adalah tahap yang paling produktif dan paling diinginkan dalam pengembangan tim. Tetapi, tim baru harus mengalami tiga tahap pertama (Forming, Storming, Norming) sebelum tiba pada tahap Performing.

Pekerjaan seorang pemimpin adalah membantu timnya mencapai tahap Performing dan membantu mereka tetap berada pada tahap itu. Dengan berjalannya waktu, khususnya jika ada turnover karyawan atau ada perubahan lainnya, maka tim akan mundur selangkah ke tahap Norming, atau mundur dua langkah ke tahap Storming. Bahkan jika anggota baru lebih banyak dari anggota lama, maka bisa kembali ke tahap awal, Forming.

(Survei ini diadaptasi dari survei milik Donald Clark, yang dapat diakses pada: http://www.nwlink.com/~donclark/leader/teamsuv.html)