Cerita Pendek Motivasi (1)

Cerita Pendek Motivasi (1)

Cerita Pendek Motivasi 1: Sang Katak
Saat serombongan katak berlompatan beriringan di hutan, dua di antara mereka terperosok ke dalam lubang yang dalam. Teman temannya kembali, mendekati lubang ketika mendengar suara kedua katak itu berteriak minta tolong. Melihat dalamnya lubang itu, teman-teman katak berkata, “Tidak mungkin bisa keluar dari sini. Ini lubangnya dalam.”
Namun kedua katak tersebut terus mencoba. Jatuh. Mencoba lagi. Jatuh lagi. “Sudahlah, mungkin nasib kalian harus mati disini, terima saja, tidak ada gunanya mencoba lagi.” Singkat cerita, katak pertama menelan mentah-mentah ocehan teman-temannya di atas sana. Katak pertama akhirnya menyerah dan mati. Katak kedua tetap mencoba, meski teman-temannya mengatakan hal itu tidak mungkin. Akhirnya, setelah berkali-kali mencoba, sang katak berhasil naik ke atas dan membuat teman-temannya di atas tercengang. Ternyata katak ini tuli, sehingga tidak mendengar apa yang diucapkan orang lain.
Pelajaran: Kita perlu bersikap bijak, memilih mana yang bisa diterima sebagai nasehat dan mana yang harus dibuang.

Cerita Pendek Motivasi 2: Lukisan Raja
Alkisah ada seorang raja yang terkenal. Suatu ketika ia berjalan-jalan dia area museum kerajaan tempat kerajaan memajang barang-barang peninggalan raja-raja sebelumnya. Di situ menemukan baju zirah raja-raja terdahulu, serta lukisan yang menarik perhatian dari tiap raja yang ada. Sebenarnya ia sudah mengikuti saran sang perdana mentri untuk dilukis. Namun, setiap kali ada yang melukis ia membuang lukisan itu karena ia tampak tak gagah. Kakinya yang tidak sempurna yang membuatnya berjalan pincang tampak jelas di lukisan itu. Sebagai raja, ia ingin dikenang sebagai raja yang gagah berani dan bukan sebagai raja yang cacat. Akhirnya sang perdana mentri berhasil mencari seorang pelukis. Dengan setengah terpaksa sang raja menjadikan dirinya – untuk kesekian kali – sebagai obyek lukisan.
Di akhir hari ketika lukisan itu selesai, dengan tidak bersemangat raja menuju sang pelukis yang sudah selesai dengan lukisannya. Raja merasa terkejut sekali, sekaligus senang luar biasa, karena pada akhirnya ada yang dapat menggambarkan dirinya sesuai dengan apa yang dibayangkannya. Di lukisan itu tampak ia sedang berburu dengan menaiki kuda sambil memanah sehingga tidak tampaklah kakinya yang pincang.
Pelajaran: Merubah sudut pandang, terkadang dapat menghasilkan hasil yang sangat berbeda.

gambar: wall.alphacoders.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *