BlaBlaCar hemat dan aman

BlaBlaCar hemat dan aman

Berbeda dengan taksi uber yang banyak diuber-uber karena berbagai macam isu di beberapa negara di dunia, BlaBlaCar ‘angkutan umum’ berbasis aplikasi melenggang dengan aman di 21 negara di dunia.

Prinsip dasar bisnisnya sederhana. Jika Anda ingin pergi ke kota lain, Jakarta-Bandung misalnya, Anda dapat menawarkan kursi di kendaraan Anda untuk penumpang yang membutuhkan tumpangan. Berapa biayanya? Biaya yang ditanggung bersama adalah cost based, yaitu biaya yang memang dikeluarkan untuk perjalanan dari Jakarta-Bandung. Jika terjadi kesepakatan antara kedua belah pihak BlaBlaCar mengambil margin beberapa persen.

Konsep dasarnya sendiri didasarkan pada prinsip berbagi/sharing. Karena itu, akan lebih baik bila Anda mengenal dengan siapa Anda akan berbagi perjalanan selama beberapa jam ke depan. Karena itu Platform Blabla car di desain sehingga antara penumpang dan pengemudi mobil bisa mengenal sebelum perjalanan dilakukan.

Untuk menggunakan BlaBlaCar dan memastikan keamanan dan kenyamanan anggota, anggota harus membuat profil yang mengidentifikasi diri mereka dan memverifikasi terlebih dahulu melalui akun social network. Bahkan di negara-negara tertentu, mereka diwajibkan mencantumkan nomor KTP. Setelah perjalanan selesai, Anda bisa me-rating pengemudi tersebut persis seperti saat Anda selesai berbelanja online. Saat ini, ada sekitar 20 juta anggota yang menggunakan BlaBlaCar.Kalo di lihat-lihat, di Indonesia ini sebenarnya bukan barang baru. Lebih kurang samalah dengan apa yang dilakukan komunitas nebeng.com

Gagasan awal BlaBlaCar berawal di Desember 2003. Fred Mazzella, sedang berusaha untuk mendapatkan tiket kereta api untuk pulang ke Perancis untuk merayakan Natal. Semua tiket telah penuh dipesan. Pikiran pertamanya saat itu adalah mencoba mencari solusi di internet. Pasti ada solusinya. Setelah mencari sekian lama, ternyata tidak ada ada solusinya! Dan kakaknya harus menjemputnya untuk itu.

BlaBla Car secara resmi didirikan pada tahun 2006 oleh Mazzella, Brusson, dan Francis Nappez. Hingga 2009, BlaBlaCar adalah proyek paruh waktu mereka bertiga. Lepas itu, mereka fokus mengembangkan BlaBlaCar. Investasi didapat dari dana pendiri dan juga investor. BlaBlaCar mengadopsi strategi yang cerdas untuk memasuki pasar tanpa menimbulkan kemarahan bagi yang lain. mereka memilih strategi blue ocean dari pada red ocean. Karena model ini mirip dengan ‘nebeng’ mobil teman, driver tidak dianggap sebagai profesi dan perusahaan tidak menghadapi hambatan regulasi dalam menjalankannya.

“BlaBla Car adalah layanan sharing-economy yang benar,” Brusson mengklaim, “Ini ditunjukkan oleh harga yang rendah dan ekonomis. Ia tumbuh karena kepercayaan dari masyarakat.”

sumber: wired.com
gambar: blablacar.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *