10 Langkah Manajemen Stress

10 Langkah Manajemen Stress

10 Langkah Manajemen Stress. Eve Adamson dalam bukunya The Everything Stress Management Book mengatakan bahwa kita mengubah hidup kira ke arah yang lebih baik dengan cara yang sederhana, yaitu dengan ‘membuang’ dan ‘mengatur’ rasa stress dalam hidup kita. Menurutnya, dengan mengatur rasa stress tersebut hidup kita akan membaik dari hari ke minggu, bulan dan tahun. Manajemen stress tidak hanya diperlukan jika hanya kita sedang dilanda stress, tetapi bisa diterapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Dengan menerapkannya kita akan dapat lebih mengenali hal-hal yang menghambat kita dan dapat kita akan dapat lebih memaksimalkan potensi yang kita miliki dengan fokus kepada kelebihan kita.

Ada 10 tips untuk memanajemeni stress yang dapat kita gunakan sehingga kita akan lebih dapat memfokuskan diri kita kepada hal-hal yang lebih bermanfaat, lebih berdaya dalam mengatur hidup kita dan menjadi semakin kuat dari hari ke hari:

1. Mengetahui diri sendiri dan mengetahui penyebab stress.
Dengan mengetahui diri sendiri dan mengetahui penyebab stress yang timbul maka kita akan lebih mudah mencari solusi akan permasalahan yang ada. Sehingga kita tidak akan meraba-raba mengenai apa yang harus kita lakukan, menghabiskan waktu untuk merenungi ‘nasib’, curhat yang berlebihan kepada sahabat-sahabat kita, dan menyalahkan situasi dan kondisi yang menimpa kita. Dengan mengenali diri lebih baik maka kita akan lebih mudah menangani stress yang ada. Apalagi kita paham betul penyebab stress itu apa, maka solusinya akan lebih mudah kita temukan.

2. Sadar. Sadarlah akan apa yang sedang menimpa kita. Sadar, aware, waras, adalah hal yang diperlukan agar kita tidak bertindak diluar kendali. marilah kita sama-sama menyadari bahwa penyesalan-penyesalan terbesar yang dialami seseorang salah satunya adalah akibat bertindak di saat dia tidak sadar alias diluar kendali alias terbawa emosi. Don’t push yourself, slow down.. take a deep breath….

3. Berbagi cerita. berbagi cerita dengan orang-orang yang kita percayai kredibilitasnya akan sangat membantu menurunkan tensi stress yang timbul. Pilihlah orang-orang ini dengan seksama sehingga kita bisa mendapatkan penghiburan dari mereka. lihatlah dari masa-masa kehidupan yang telah Anda lalui, pasti akan Anda temukan orang-orang yang secara tulus pernah membantu Anda di saat-saat penting di mana orang-orang lain justru menjauh dari Anda. Jangan memilih sembarang orang, -emas sama warnanya dengan kuningan- karena jika Anda salah memilihnya, mereka justru akan memperparah keadaan.

4. Percaya kepada diri sendiri.
Percayalah akan kemampuan diri Anda sendiri dalam menangani stress yang sedang terjadi. Tidak ada ‘beban’ atau masalah yang diberikan kepada kita jika kita tidak dapat mengatasinya

5. Lihatlah diri Anda dari kejauhan. Coba pandanglah diri Anda sendiri sebagai orang luar yang mengamati seseorang yang sedang stress. Dengan cara seperti ini kita tidak akan larut di dalam stress yang berkepanjangan karena kita ‘memutus’ emosi dengan ‘orang tersebut’ yang tidak lain adalah diri kita sendiri. Bahkan akan dapat memberikan solusi kepada ‘orang tersebut.’

6. Don’t worry, be happy.
Alihkanlah pikiran Anda sejenak. Lakukan aktivitas yang lain. Berolah raga, berlari kecil, pergi ke cafe, berjalan-jalan menikmati ‘dunia luar’ yang selama kita stress kita lupakan. NIkmati… enjoy your life..!

7. Menerima kenyataan.
Menerima kenyataan membutuhkan kebesaran hati dan kebesaran kenyataan. karena pada akhirnya kita harus mengakui bahwa ada hal-al di luar sana yang tidak dapat kita ubah atau yang kita inginkan agar sesuai dengan kehendak kita. Menerima kenyataan adalah salah satu langkah sulit yang membutuhkan pemahaman dan penerimaan dari hati kecil yang paling dalam sehingga akhirnya kita benar-benar ikhlas menerima kejadian yang menimpa kita. Tanpa sikap ini, beban yang Anda tanggung akan tetap ada. Jika Anda menerima, sekejab itu pula beban itu akan diangkat oleh-Nya.

8. Mengontrol hal yang bisa kita kendalikan.
Perasaan kita, tindakan kita, kehendak kita, adalah hal-hal yang sepenuhnya dalam kendali kita. Jangan biarkan orang lain mengambil alih hal-hal yang seharusnya ada dalam kendali kita. Jika ada orang yang memancing membuat Anda marah, kemudian Anda marah, berarti orang itu ‘berhasil’ mengambil kendali atas diri Anda. Hati-hati.

9. Live, Love, Laugh.
Nikmatilah hidup, begembiralah. Tiga hal ini akan membuat kita berada dalam keseimbangan dan tidak akan terlalu larut dalam suasana stress.

10. Menjaga diri sendiri. Jagalah diri Anda sendiri. Tidak harus kebersihan lingkungan yang harus dijaga bukan? tetapi juga kebersihan fisik, mental dan spiritual kita. Kitalah yang paling bertanggung jawab atas diri kita sendiri. Hanya diri kita sendirilah yang paling wajib dan berhak mencintai diri kita sendiri, tidak peduli betapa banyak kekurangan yang kita miliki yang dinilai oleh orang lain. Jika kita selalu menjaga rasa ini setiap hari, kita akan dapat lebih bersyukur setiap hari, dan akan selalu siap akan apa pun yang terjadi.

sumber: The Everything Stress Management Book, Eve Adamson
gambar: fastcompany.com
10 Langkah Manajemen Stress
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *